Jumat, 08 Januari 2016

Jangan Istrahat!



Kampung Halaman, 18 Desember 2015
Image result for Akhwat semangat
Istrahat pada arti umum adalah berhenti sejenak dalam melakukan aktivitas. Ketika lelah menulis, belajar, bekerja maka istrahat merupakan hal yang lumrah. Bahkan dianjurkan untuk kesehatan. Namun dalam konteks pergerakan dakwah kata istrahat sebaiknya jangan dilakukan, sebab apa arti pejuang jika ia beristrahat dari perjuangannya. Namun bukan berarti kita harus berjuang siang dan malam tanpa henti, tak mengenal makan, tidur dan segala hal. Istrahat dalam arti yang dipersempit dalam tulisan ini adalah istrahat dari dakwah, yakni tidak melakukan aktivitas dakwah dalam kurung waktu tertentu. Bisa dikatakan cuti dakwah. Kedengarannya aneh yah, namun cuti semacam ini banyak dilakukan oleh para pegiat pergerakan dakwah dan ternyata itu merupakan sebuah kesalahan yang sangat fatal bagi pergerakan dakwah. 

Mengapa? Pada hakikatnya, dakwah itu harus kapan saja dan dimana saja. Kewajiban untuk menyeru kepada kebaikan kala dihadapkan kepada kemaksiatan dan mencegah kemungkaran kapanpun kita bertemu denganya, namun apa yang terjadi jika cuti/ istrahat dari dakwah itu terjadi? Jelas, dosa akan terus mengalir. Bukan hanya itu gaes, tapi istrahat dalam melakukan aktivitas dakwah justru membuat pergerakan dakwah kita sendiri tidak segencar dulu, semenggebu-gebu dulu bahkan bisa jadi kita sendiri yang terwarnai oleh kemaksiatan yang mungkin dulu ada disekitar kita namun tidak pernah kita cegah atau minimal menyeru kepada kebaikan, namun bisa jadi kita ikut andil dalam kemaksiatan tersebut. Sungguh besar manfaat dakwah dalam melindungi kita dari berbag macam hal yang dapat menjerumuskan, disamping kita mendapatkan pahala kita juga bisa terhindar dari kemaksiatan dan terbiasa dalam kebaikan. 

So, gaes.. tidak ada kata berhenti dalam dakwah, istrahat dalam berdakwah bahkan mengambil cuti untuk berdakwah. Sebab untuk konteks dakwah sendiri sama halnya dengan bernafas yang tidak ada kata istrahat. Tanamkan dalam diri kita bahwa, kita mati jika istrahat bernafas dan pergerakan dakwah kita mati jika istrahat dalam dakwah. Ketahuilah, bahwa sebaik-baik tempat peristrahatan adalah kematian. Jangan berhenti berdakwah hingga kematian mengistrahatkamu dari dakwah....




Tidak ada komentar:

Posting Komentar