Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Mei 2014

Untuk Dunia



Ingin ku katakan pada dunia
Dia membuatku kesepian
Di tiap sudut ruang sempit ini

Ingin ku katakan pada dunia
Aku sangat membencinya
Ia telah menampung mahluk-mahluk
Yang menusukkan duri di kalbuku

Ingin ku katakan pada dunia
Jangan bangga dengan segala nikmat Sang Pencipta
Karena semua tak pernah lebih
Dari sebuah fatamorgana


Ingin ku katakan pada dunia
Jangan pernah lupa akan suatu masa
Ketika kehancuran akan berlari mendekat

Ingin ku katakan pada dunia
Tidak sedihkah ia dengan kemunafikan yang terhampar
Tidak malukah ia dengan kehancuran yang menghempas

Sungguh! Aku benci dunia ini
Yang tak dapat berbuat apa-apa
Yang hanya bisa diam, menangis, marah
Tanpa jelas, tanpa target

Dunia, aku benci padamu!!!!!

Jumat, 02 Mei 2014

Bingkisan Renungan

Semua manusia mungkin dapat melihat, tapi tidak semua bisa melihat kebenaran. Bisa melihat kebenaran belum tentu mengantarkan kepada hidayah Allah. Kecuali bagi yang mengusahakannya
dan mau membuka hati serta pikiran, Insya Allah akan memperoleh hidayah tertinggi berupa taufik dari Allah Swt....

Kamis, 01 Mei 2014

Aku bersama dakwah




Aathifah. Aku lebih senang mereka memanggilku dengan nama tersebut, karena nama adalah do’a. Panggillah saudara anda dengan nama kesukaannya maka aku ingin di panggil dengan nama tersebut. Aathifah “Pertolongan” yang kini juga kusematkan menjadi nama pena seorang Nining Amalia. Salah satu mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri di kota Makassar. Kampus Orange, Universitas Negeri Makassar. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan sekarang sudah semester 4. Saya seorang calon pendidik, pengemban dakwah dan muslimah yang sejak tahun kemarin tiba-tiba tertarik dengan dunia kepenulisan. Alasannya karena dakwah yang tengah kuketahui hukumnya bagi seseorang yang mengaku dirinya muslim. Dakwah yang sesungguhnya berada pada pundak setiap muslim tanpa terkecuali. Mengapa mesti dengan menulis? Saya hanya ingin memperlebar sayap dakwahku dengan tulisan. Tulisan yang mana kutumpahkan semua kegelisahanku tentang fenomena umat dan solusi yang tidak parsial tentunya. Aku percaya dengan kekuatan sebuah tulisan yang terangkai oleh setiap kata.
Oleh karenanya, kuputuskan untuk mencari suatu wadah yang dapat mengasah kemampuan menulisku yang serba minim ini, namun tenang saja usaha dan do’a tetap mengiringi langkah dakwahku. Sebuah wadah yang pasti bisa kujangkau lokasinya dan yang syar’i intraksi dan proses bimbingannya karena konsekuensi keimanan bagi seorang muslim adalah terikat dengan hukum syara’. 

 

Rabu, 30 April 2014

Motivasi Dakwahku !



Angan kalah sebelum berperang
Lihatlah kelebihanmu, jangan kelemahanmu

Umat Muslim maju karena berpegang teguh pada agama Allah, umat Islam mundur karena meninggalkan ajaran agamanya serta bercerai-berai


Orang kafir maju karena meninggalkan ajaran agamanya serta bersatu, sedangkan orang kafir mundur karena menjalankan ajaran agamanya


Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapat apa yang diinginkannya
Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda, semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup Anda.

Gairah adalah salah satu elemen pokok yang meringankan upaya dan mengubah kegiatan-kegiatan yang biasa-biasa saja menjadi suatu pekerjaan yang dapat dinikmati.
Semakin besar “Mengapa” Anda akan semakin besar energi yang mendorong Anda untuk meraih sukses.
Mimpi tidak hanya membantu Anda berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara konstan.
Mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok.
Anda bisa, jika Anda berpikir bisa, selama akal mengatakan bisa. Batasan apakah sesuatu masuk akal atau tidak, kita lihat saja orang lain, jika orang lain telah melakukannya atau telah mencapai impiannya, maka impian tersebut adalah masuk akal.
Menuliskan tujuan akan sangat membantu dalam menjaga alasan melakukan sesuatu.
Apakah kita bisa untuk mengemban misi kita? Insya Allah kita bisa, karena Allah Mahatahu, Allah tahu sampai dimana potensi dan kemampuan kita. Jika kita tidak merasa mampu berarti kita belum benar-benar mengoptimalkan potensi kita.
Jika target obsesi itu baik, maka memiliki obsesi bukan hanya baik, tetapi harus. Karena motivasi dari sebuah obsesi sangat kuat.
Untuk menjadi sukses, Anda harus memutuskan dengan tepat apa yang Anda inginkan, tuliskan dan kemudian buatlah sebuah rencana untuk mencapainya.
Bisakah kita meraih sukses yang lebih besar lagi?
Merumuskan Visi dan Misi adalah salah satu bentuk dalam mengambil keputusan, bahkan pengambilan keputusan yang cukup fundamental. Visi dan Misi Anda akan menjiwai segala
gerak dan tindakan di masa datang.
Jangan takut dengan gagalnya meraih visi, kegagalan meraih visi sebenarnya bukan suatu kegagalan, tetapi merupakan keberhasilan yang Anda tempuh meski tidak sepenuhnya.
Visi itulah yang akan menuntun perjalanan hidup Anda.
Menciptakan kebiasaan baru adalah salah satu dari kunci sukses. Jika anda ingin sukses Anda harus mulai menciptakan kebiasaan-kebiasaan yang akan membawa Anda kepada kesuksesan.
Jika Anda ingin menang— dalam bisnis, karir, pendidikan, olah raga, dsb— maka Anda harus memiliki kebiasaan-kebiasaan seorang pemenang pula.
Jika Anda ingin suatu kehidupan yang berbeda, buatlah keputusan yang berbeda juga.
Tengoklah kembali perjalanan Anda saat ini, akan menuju kemana? Apakah ke arah yang lebih baik, atau ke arah yang lebih buruk, atau tetap saja seperti saat ini? Tetapkanlah sebuah putusan dan jalanilah menuju konsekuensinya.
Potensial pilihan Anda begitu melimpah, keputusan Anda dapat saja merubah hidup Anda secara dramatis dalam waktu singkat.
Hanya satu motivasi yang ada, yaitu Allah. Adapun motivasi lainnya harus dalam rangka “karena dan/atau untuk” Allah.



Sewaktu-waktu





Resahku menanti datangnya sebuah kabar
Kabar  yang menenangkan jiwa
Melepaskan dahaga rindu
Membuat indah senyum bibir

Aku tak berhenti
Menatap keabadian di mata langit
Hingga ada sebuah kepastian
Kepastian sebuah harapan

Bukan karena kubersedih
Sehingga menulis bait puisi ini
Namun kuhanya ingin mengenang saat ini
lewat lirik barisan puisiku yang sederhana

             (16 March 2013)