Sumber gambar: google.com
Berbuka
puasa bersama teman, kerabat serta sahabat memang menyenangkan, apalagi mereka
yang berada di rantauan *lirik mahasiswa yang pulang kampungnya ke-pending karena seabrek tugas kuliah
serta final yang tengah menanti, juga mereka yang memiliki pekerjaan di
rantauannya. Salah satu cara ampuh yang di lakukan ketika berbuka puasa untuk
mengobati rindu dan kesepian berbuka bersama keluarga, maka biasanya berbuka
dilakukan bersama teman kampus dan rekan kerja,
ada juga yang hunting mesjid untuk sasaran berbuka. Semuanya sah-sah
saja sih. Tapi bagaimana dengan berbuka puasa sambil ikhtilat?*itu looh, yang
buka puasa bersama wanita dan pria yang bukan muhrim alias campur baur.
Jangankan
berbuka puasa, sekedar duduk nongkrong bercanda bareng bersama yang bukan
muhrim sudah ikhtilat namanya. Padahal dalam Islam ikhtilat alias campur baur
itu dilarang, intraksi anatara wanita dan pria yang bukan muhrim hanya boleh
pada perkara muamalah(jual beli, misalnya), pendidikan, dan kesehatan. Kalo
Cuma sekedar cerita dan bercanda bareng mah, udah masuk kategori ikhtilat bang
namanya :D. So, hindari itu !!! Apalagi yang buka puasa bareng pacar atau
gebetan, itu mah sudah keterlaluan, luntur deh berkah ramadhannya. Hiuuh,
#Mikiiir deh gaeess
Dari
terbit hingga terbenam sang fajar kita senantiasa berpuasa dan menghindari
segala bentuk hal yang dapat merusak ibadah puasa, kita sholat, mengaji dan
melakukan ibadah lainnya untuk mencapai kesempurnaan ibadah kita dibulan puasa,
namun ketika berbuka malah diwarnai dengan kemaksiatan. Kasihan pahala puasanya gaaesss..
Lagian
kan bisa buka puasa tanpa melakukan ikhtilat? Syetan sangat menyukai aktifitas
yang berbau kemaksiatan, ketika berbuka puasa dengan campur baur maka syetan
akan ikut serta didalamnya. Alhasil buka puasa kita tidak akan berkah.
Well,
bulan ramadhan ini terlalu indah gaess, keberkahan bagi mereka yang taat. So,
jangan di nodai dengan kemaksiatan. :D
Selamat
berpuasa J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar