
Bersama
umat tegakkan Khilafah. Sukses RPA 17 Mei lalu di jantung kota Daeng, Makassar.
Menghadirkan puluhan ribu massa dari berbagai daerah se-sulselbar. Minggu itu
sangat cerah, seolah langit tak rela menghadirkan awan yang nantinya akan
menghalanginya melihat puluhan ribu makhluk mulia menyerukan tegaknya hokum
Allah SWT di muka bumi. Matahari pagi cukup membakar semangat para peserta
ditemani dengan semilir angin yang berhembus mengibarkan panji-panji Islam (Baca:
Liwa’ Roya) menari bebas di udara mengalahkan indah tarian dedaunan pada ranting
pohon.
Makassar
punya cerita tersendiri dibalik kesuksesan RPA-nya. Pasukan yang datang ibarat
pasukan sultan Muhammad Al-fatih, Kapal Pinisi yang menjadi Icon Makassar laksana
kapal laut pasukan Muhammad al-fatih yang melewati daratan dalam menakhlukkan
konstantinopel menjadi daya tarik tersendiri pada RPA Makassar. Saya yang
berada diantara puluhan ribu pasukan dengan mengenakan atribut panitia keamanan
serasa menjadi salah satu pasukan Muhammad Al-fatih dalam penakhlukkan
hebatnya. Besar harapan, RPA Makassar bisa menakhlukkan kota Makassar dengan
meratakannya dengan ide syariah dan khilafah, sebagaimana konstantinopel
takhluk dengan Islam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar