Kamis, 01 Mei 2014

Aku bersama dakwah




Aathifah. Aku lebih senang mereka memanggilku dengan nama tersebut, karena nama adalah do’a. Panggillah saudara anda dengan nama kesukaannya maka aku ingin di panggil dengan nama tersebut. Aathifah “Pertolongan” yang kini juga kusematkan menjadi nama pena seorang Nining Amalia. Salah satu mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri di kota Makassar. Kampus Orange, Universitas Negeri Makassar. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan sekarang sudah semester 4. Saya seorang calon pendidik, pengemban dakwah dan muslimah yang sejak tahun kemarin tiba-tiba tertarik dengan dunia kepenulisan. Alasannya karena dakwah yang tengah kuketahui hukumnya bagi seseorang yang mengaku dirinya muslim. Dakwah yang sesungguhnya berada pada pundak setiap muslim tanpa terkecuali. Mengapa mesti dengan menulis? Saya hanya ingin memperlebar sayap dakwahku dengan tulisan. Tulisan yang mana kutumpahkan semua kegelisahanku tentang fenomena umat dan solusi yang tidak parsial tentunya. Aku percaya dengan kekuatan sebuah tulisan yang terangkai oleh setiap kata.
Oleh karenanya, kuputuskan untuk mencari suatu wadah yang dapat mengasah kemampuan menulisku yang serba minim ini, namun tenang saja usaha dan do’a tetap mengiringi langkah dakwahku. Sebuah wadah yang pasti bisa kujangkau lokasinya dan yang syar’i intraksi dan proses bimbingannya karena konsekuensi keimanan bagi seorang muslim adalah terikat dengan hukum syara’. 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar