Minggu, 21 Juni 2015

Sibuk Profesional



Hasil gambar untuk Sibuk
Bukan hanya pekerjaan yang menuntut profesioanalitas seseorang didalamnya, bahkan kesibukan pun demikian. Aku menyebutnya sibuk professional yang tengah kusematkan menjadi judul tulisan ini. Sibuk kerap kali di definisikan sebagai padatnya jadwal dalam putaran waktu hidup kita.Sedangkan sibuk menurut KBBI yakni penuh dengan kegiatan atau banyak yang dikerjakan. Maka tak jarang orang-orang yang sudah merasa demikian, menyebut dirinya sibuk kala kegiatan padat menguasai harinya atau paling tidak dalam kurung waktu tertentu.
But, diantara kita masih saja ada yang sok sibuk. Tapi tahu tidak? Orang sibuk itu adalah orang yang “GAK PANDAI NGATUR WAKTU” yap, semoga kita tidak termasuk didalamnya.. well, bukan itu yang ingin penaku kicaukan saat ini, tapi tentang sibuk yang professional.
Jadi.. bagi kalian yang sudah terlanjur terkena dampak dari ketidakpandaian ngatur waktu dalam hidup, alangkah baiknya tetap bijak dalam menyikapi kesibukan. Meskipun sibuk dengan rutinitas yang ada namun profesinalitasnya harus dijaga. Jangan karena sibuk menyelesaikan amanah A dan mengabaikan amanah B, salah satu factor penyebabnya adalah Amanah A lebih nguntungin dan lebih keren dari pada amanah B. Pliis deh, yang namanya amanah tetep amanah gaees. Jadilah pe-sibuk yang professional yakni tak mengabaikan tugas or amanah yang lain. Jangan sampai karena kesibukan kita berdampak merugikan atau membuat yang lain tidak nyaman, karena akibat sibuknya kita sehingga lupa tugas/ amanah yang lain. Bukankah tanggung jawab/ amanah adalah harga diri? Amanah sekecil apapun (menurut lo, yang tak mungkin demikian menurut orang lain) harus kamu selesaikan sesibuk apapun dirimu, bukankah itu merupakan hukuman dari tak pandainya mengatur waktu?
Misalnya, seorang Ibu yang sibuk bekerja di kantor dengan seabrek amanah dari atasan, semua diselesaikan dengan sungguh-sungguh dan lupa bahkan abai dengan amanah yang sesungguhnya yakni, ngurusin keluarga. Juga, mahasiswa yang sibuk dengan urusan perkuliahan dan kegiatan lainnya namun mengabaikan amanah membersihkan rumah. Itu juga sibuk yang tidak professional.
“Jika tidak mampu menjadi pe-nyibuk yang professional, maka pandailah mengatur waktumu”-Adibah AlKhansa-
Makassar yang selalu sibuk, 21 Februari 2015
Tulisan ini dibuat untuk nampar kepribadian sendiri yang cinta mati sama predikat deadliner. Hihihi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar