Senin, 02 Maret 2015

Berontak



Masing-masing dari kita memiliki sisi yang memungkinkan untuk berontak, kadarnya sama cuma kemampuan untuk mengendalikannya yang berbeda. Berontak dengan apa yang disuguhkan alam itu sering terjadi, terlebih pada diriku. Ketika masalah yang terdefinisi “kenyataan tak sesuai dengan harapan” maka berontak mungkin menjadi pilihan sebagian orang. Entah itu berontak dalam artian halus maupun kasarnya. Berontak dalam hati dan adapula yang menampakkannya…
Rasanya hari ini aku ingin berontak dengna keadaan, namun aku selalu paham akan suatu hal bahwa aku masih punya keimanan yang kuat untuk meredam bara berontak dalam diriku agar tak membakar amarah yang jelas-jelas akan merugikan diriku, lingkunganku dan orang lain. Saat masalah menghampiri ingatlah, bahwa kita masih punya iman.. berontak adalah cirri seorang yang minim iman bahkan kehilangan keimanan dalam dirinya. Oleh karenanya mari asah terus pedang keimanan dalam diri agar dapat menebas jiwa-jiwa berontak dalam diri..
Dengan cara apa? #Yuk ngaji J

Makassar, 23 Februari 2015 21:59 WITA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar