Selasa, 01 April 2014

MUDA PENUH KARYA, TUA BAHAGIA, MATI GAPAI SURGA. AMIN... :)



          Prinsip mukmin sejati : jomblo before married. Dengan jomblo mereka akan terhindar dari segala perbuatan yang tidak produkif. Nikmati sajalah masa lajang dengan aktivitas yang positif, prestatif, dan kontributif, semoga dengan itu masa depanmu cerah.
          “sesungguhnya Allah ta’ala benar-benar kagum terhadap seorang pemuda yang tidak memiliki shabwah.” (H.R Ahmad dan At-Tabrani). Shabwah artinya pemuda yang tidak memperturutkan hawa nafsunya. Dia membiasakan dirinya melakukan kebaikan dan berusaha keras menjauhi keburukan.
          Tua tekun ibadah itu baik, akan tetapi masih muda sudah tekun ibadah itu jauh lebih baik. Raga yang masih bugar dan segar, gunakan dengan benar.
          Muda penuh karya, tua bahagia, mati gapai surga. Itu prinsip pemuda sejati. Mudanya hebat, tuanya manfaat, matinya berlimpah rahmat.
          Jangan sampai jadi orang yang mudanya bejat, tuanya sesat, matinya dilaknat. Mudanya foya-foya, tuanya sengsara, matinya disiksa. Na’udzubillah..


BANGGA JADI JOMBLO

          Berbanggalah kalian bagi pemuda yang jomblo. Justru yang tidak pernah pacaran itulah yang pantas untuk sangat berbangga. Karena sebelum nikah dia masih suci menjaga dirinya. Dia bisa menjaga diri dari kemaksiatan  yang dilarang oleh Allah
          Pacaran rawan maksiat, nikah rawan rahmat. Saran saya, bagi yang masih jomblo, jadikan jomblo sebagai hal yang paling kalian banggakan  kelak saat hidup bersama dengan kekasih hebatmu. Engkau masih bisa berkata “ sayang percayalah, di masa mudaku, aku tak mudah menebar cintaku. Karena bagiku cinta sejati adalah cinta pada kekasih halalku.”
Jomblo? Pede aja lagi.
Jomblo itu jauh lebih mulia ketimbang pacaran.
Karena jomblo bukan dosa,
Sementara pacaran adalah maksiat.
Jadi, yang pantas minder, yang pantas malu,
Yang pantas rendah diri justru yang pacaran.
Muslim sejati, jomblo before married.

Lagi jomblo?
Nggak usah galau!!!
Mungkin Allah hendak menyucikanmu dari ketidakberkahan hubungan pranikah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar