Rabu, 30 April 2014

Mendidik Umat dengan Tsaqafah Islam



Pendidikan yang bermutu dan mampu menghasilkan manusia yang cerdas  dan menjadi bibit unggul untuk kemajuan suatu bangsa adalah keinginan setiap negara terkhusus untuk negara berkembang seperti Indonesia. Tak bisa di pungkiri ranah pendidikan merupakan hal penting yang harus dijadikan fokus perhatian dalam sekelumit permasalahan yang menjadi cerita pahit dalam setiap lembaran sejarah yang tengah di ukir oleh bangsa ini. Oleh karenanya untuk menciptakan bibit unggul yang baik pula maka harus dipupuk dengan tsaqafah yang unggul dan itulah tsaqafah Islam.
Tsaqafah dapat diartikan pula sebagai kebudayaan. Tsaqafah suatu umat merupakan suatu tulang punggung keberadaan dan keberlangsungan umat tersebut. Tsaqafah mencakup akidah dan segala sesuatu yang terpancar dari akidah, baik itu berupa hukum, berbagai solusi, sistem, serta ilmu pengetahuan yang dilandasi akidah tadi, termasuk di dalamnya segala sesuatu yang terjadi dan terkait dengan akidah tersebut, jadi jika tsaqafah ini memudar bahkan hingga terhapus maka tamatlah umat tersebut sebagai umat yang berbeda, tujuan hiduppun tidak akan sejalan dengan prilakunya, bahkan tujuan dan corak hidupnya pun akannberubah dan sukses menjadi pembebek  bagi tsaqafah lain tanpa peduli akan jati dirinya. Sebagai muslim yang harus kita emban adalah tsaqafah Islam yang merupakan pengetahuan yang menempatkan akidah islam sebagai induk pembahasannya, baik untuk pengetahuan yang mengandung akidah islam, seperti ilmu tauhid, maupun pengetahuan yang dibangun diatas landasan akidah islam, seperti fiqih, tafsir dan hadis, serta pengetahuan yang dibutuhkan untuk memahami apa yang terpancar dari akidah islam, yang berupa hukum-hukum.
Salah satu penyebab kemunduran umat Islam saat ini adalah kurangnya tsaqofah Islam yang mereka ketahui bahkan kebanyakan umat yang enggan untuk mempelajarinya. Mereka merindukan kejayaan islam yang tengah tertindas namun abai terhadap tsaqofah islam yang merupakan pembentuk kepribadian individu-individu umat, membentuk aqliyah (pola pikir) yang juga membentuk kecenderungan seorang individu yang kelak akan mempengaruhi pola pikir, jiwa dan prilakunya dan ini merupakan tugas negara untuk mengasuh warga negaranya dengan tsaqofah yang benar, yakni tsaqofah Islam. Sama halnya dengan bangsa Uni Soviet yang mengasuh warganya dengan tsaqafah komunis dan mencegah  penetrasi pemikiran apapun termasuk Islam dan kapitalisme masuk kedalam tsaqafahnya, namun mengapa orang Islam dengan bangganya mencampur aduhkkan tsaqafah mereka dengan tsaqafah lain, padahal meski tanpa tsaqafah yang lain Islam akan tetap menjadi yang terbaik. Sama halnya dengan Uni Soviet, barat juga mendidik anak-anaknya dengan tsaqafahnya yakni kapitalisme yang berasaskan sekularisme (pemisahan agama dengan kehidupan) yang dengan tegas menciptakan peperangan untuk mencegah adanya penetrasi dari tsaqafah lain masuk kedalam tsaqafahnya. Nah, Islam? Ti
Maka dari itu harus ada negara yang senantiasa menjaga tsaqafah Islam tersebut agar tetap melekat dalam diri setiap muslim, negara Islam juga harus serius mengasuh anaknya(umat) dengan tsaqafah Islam dan pendidikan merupakan metode untuk menjaga tsaqafah umat, baik itu pendidikan formal maupun informal dan negara wajib bertanggung jawab atas kedua jenis pendidikan tersebut meski pendidikan informal tidak diatur dalam undang-undang yang pelaksanaannya diruma-rumah, mesjid dsbnya.
Melihat fenomena saat ini banyak muslim yang merindukan tegaknya Islam, menantikan kebangkitan Islam yang kian tergerus oleh zaman namun lebih mendahulukan tsaqafah asing untuk dipelajari yang jelas-jelas hal tersebut justru semakin menjauhkan Islam dari singgasana kejayaannya. Kita bisa saksikan di dunia pendidikan selama ini yang menjadikan tsaqafah barat sebagai induk pembahasannya dan hanya menyisakan 1 % tempat untuk tsaqafah Islam, itupun bukan keseluruhannya. Selain itu mata pelajaran Agama Islam tidak dikaitkan dengan pelajaran yang lain, atau bisa dikatakan bahwa mata pelajaran Agama hanya sebagai pelengkap dalam daftar mata pelajaran di dunia pendidikan, padahal untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas yang harus dijadikan induk pengetahuan adalah Islam yang mestinya dikaitkan dengan mata pelajaran lainnya. Jadi, Indonesia sebagai negara yang mayoritas muslim memiliki peluang besar untuk menjadi negara yang maju jika menjadikan tsaqafah Islam sebagai induk pembahasannya dalam setiap ilmu yang diajarkan diranah pendidikan.
Nah, bagaimana pendidikan mendidik umat dengan tsaqafah Islam?
*Bersambung*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar