Pendidikan
yang bermutu dan mampu menghasilkan manusia yang cerdas dan menjadi bibit unggul untuk kemajuan suatu
bangsa adalah keinginan setiap negara terkhusus untuk negara berkembang seperti
Indonesia. Tak bisa di pungkiri ranah pendidikan merupakan hal penting yang
harus dijadikan fokus perhatian dalam sekelumit permasalahan yang menjadi
cerita pahit dalam setiap lembaran sejarah yang tengah di ukir oleh bangsa ini.
Oleh karenanya untuk menciptakan bibit unggul yang baik pula maka harus dipupuk
dengan tsaqafah yang unggul dan itulah tsaqafah Islam.
Tsaqafah
dapat diartikan pula sebagai kebudayaan. Tsaqafah suatu umat merupakan suatu
tulang punggung keberadaan dan keberlangsungan umat tersebut. Tsaqafah mencakup
akidah dan segala sesuatu yang terpancar dari akidah, baik itu berupa hukum,
berbagai solusi, sistem, serta ilmu pengetahuan yang dilandasi akidah tadi,
termasuk di dalamnya segala sesuatu yang terjadi dan terkait dengan akidah
tersebut, jadi jika tsaqafah ini memudar bahkan hingga terhapus maka tamatlah
umat tersebut sebagai umat yang berbeda, tujuan hiduppun tidak akan sejalan
dengan prilakunya, bahkan tujuan dan corak hidupnya pun akannberubah dan sukses
menjadi pembebek bagi tsaqafah lain
tanpa peduli akan jati dirinya. Sebagai muslim yang harus kita emban adalah
tsaqafah Islam yang merupakan pengetahuan yang menempatkan akidah islam sebagai
induk pembahasannya, baik untuk pengetahuan yang mengandung akidah islam,
seperti ilmu tauhid, maupun pengetahuan yang dibangun diatas landasan akidah
islam, seperti fiqih, tafsir dan hadis, serta pengetahuan yang dibutuhkan untuk
memahami apa yang terpancar dari akidah islam, yang berupa hukum-hukum.
Salah
satu penyebab kemunduran umat Islam saat ini adalah kurangnya tsaqofah Islam
yang mereka ketahui bahkan kebanyakan umat yang enggan untuk mempelajarinya.
Mereka merindukan kejayaan islam yang tengah tertindas namun abai terhadap
tsaqofah islam yang merupakan pembentuk kepribadian individu-individu umat,
membentuk aqliyah (pola pikir) yang juga membentuk kecenderungan seorang
individu yang kelak akan mempengaruhi pola pikir, jiwa dan prilakunya dan ini
merupakan tugas negara untuk mengasuh warga negaranya dengan tsaqofah yang
benar, yakni tsaqofah Islam. Sama halnya dengan bangsa Uni Soviet yang mengasuh
warganya dengan tsaqafah komunis dan mencegah
penetrasi pemikiran apapun termasuk Islam dan kapitalisme masuk kedalam
tsaqafahnya, namun mengapa orang Islam dengan bangganya mencampur aduhkkan
tsaqafah mereka dengan tsaqafah lain, padahal meski tanpa tsaqafah yang lain
Islam akan tetap menjadi yang terbaik. Sama halnya dengan Uni Soviet, barat
juga mendidik anak-anaknya dengan tsaqafahnya yakni kapitalisme yang berasaskan
sekularisme (pemisahan agama dengan kehidupan) yang dengan tegas menciptakan
peperangan untuk mencegah adanya penetrasi dari tsaqafah lain masuk kedalam
tsaqafahnya. Nah, Islam? Ti
Maka
dari itu harus ada negara yang senantiasa menjaga tsaqafah Islam tersebut agar
tetap melekat dalam diri setiap muslim, negara Islam juga harus serius mengasuh
anaknya(umat) dengan tsaqafah Islam dan pendidikan merupakan metode untuk
menjaga tsaqafah umat, baik itu pendidikan formal maupun informal dan negara
wajib bertanggung jawab atas kedua jenis pendidikan tersebut meski pendidikan
informal tidak diatur dalam undang-undang yang pelaksanaannya diruma-rumah,
mesjid dsbnya.
Melihat
fenomena saat ini banyak muslim yang merindukan tegaknya Islam, menantikan
kebangkitan Islam yang kian tergerus oleh zaman namun lebih mendahulukan
tsaqafah asing untuk dipelajari yang jelas-jelas hal tersebut justru semakin
menjauhkan Islam dari singgasana kejayaannya. Kita bisa saksikan di dunia
pendidikan selama ini yang menjadikan tsaqafah barat sebagai induk
pembahasannya dan hanya menyisakan 1 % tempat untuk tsaqafah Islam, itupun
bukan keseluruhannya. Selain itu mata pelajaran Agama Islam tidak dikaitkan
dengan pelajaran yang lain, atau bisa dikatakan bahwa mata pelajaran Agama
hanya sebagai pelengkap dalam daftar mata pelajaran di dunia pendidikan,
padahal untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas yang harus dijadikan
induk pengetahuan adalah Islam yang mestinya dikaitkan dengan mata pelajaran
lainnya. Jadi, Indonesia sebagai negara yang mayoritas muslim memiliki peluang
besar untuk menjadi negara yang maju jika menjadikan tsaqafah Islam sebagai
induk pembahasannya dalam setiap ilmu yang diajarkan diranah pendidikan.
Nah,
bagaimana pendidikan mendidik umat dengan tsaqafah Islam?
*Bersambung*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar