Jumat, 02 Mei 2014

Indonesia Milik Allah #1


Emang iya Indonesia milik Allah, bahkan semua dijagad raya ini pun milik Allah, terus kenapa? semua juga sudah tahu

baguslah kalo udah tahu. berarti sepakat dong kalo hukum Allah yang diterapkan? bukan hukum buatan manusia.kan logikanya gini  "Pencipta lebih tahu apa yang terbaik untuk ciptaannya".

Kita kan sudah menerapkan hukum Allah. apa lagi?

Hukum Allah yang mana yang sudah diterapkan Indonesia? Kenyataannya hukum yang diterapkan adalah hukum buatan manusia  maka jangan heran jika kerusakan terjadi dimana-mana. Manusia terlalu sombong, merasa dirinya sudah lebih hebat daripada Allah dalam membuat hukum sehingga dengan bangganya mencampakkan hukum buatan Allah untuk mereka terapkan. Durhaka bangetkan manusia? Maling kundang aja yang durhakan dikutuk jadi batu oleh ibunya, nah kita manusia yang durhaka terhadap Allah di hukumnya dengan kerusakan dan ketidaksejahtrahnya kehidupan kita.

Bukan kah Islam sama saja dengan Demokrasi?

Sama dari segi mananya coba?

kan dalam Islam juga ada musyawarah sama halnya dengan demokrasi.

terus kenapa bukan Islam yang diambil? mengapa harus demokrasi?

Karena itu sudah menjadi pilihan dan sudah diterapkan di negara kita, sudah sulit untuk mengubahnya jadi biarkan saja, toh sudah sejalan juga.

Sulit bukan berarti "Tidak Bisa" kan? tapi menurutku Demokrasi (sistem negara kita saat ini) sangat bertolak belakang dengan Islam bahkan bertentangan.

ha? kenapa bisa?

Memamg dalam demokrasi ada yang dinamakan musyawarah namun musyawarahnya tidak berlandaskan dengan Islam tapi hanya berdasarkan hawa nafsu/ kepentingan tanpa menjadikan  halal haram sebagai standarnya. lagian dalam Islam tidak semua harus dimusyawarakan. beda halnya dengan demokrasi.

*Bengong*

Selain itu kesalahan besar demokrasi yakni menjadikan kedaulatan ditangan rakyat, padahal dalam Islam kedaulatan berada ditangan syara'. Demokrasi menganggap bahwa suara rakyat suara tuhan jadi rakyat diberi kuasa untuk membuat hukum, karena jumlah rakyat sangat banyak sehingga tidak memungkinkan untuk setiap individu untuk mengeluarkan ide tentang hukum yang dibuatnya maka dibentuklah para wakil rakyat yang mewakili rakyat dalam membuat hukum, padahal sudah jelas dalam Alqur'an bahwa yang membuat hukum hanyalah Allah. bertentangan bukan? Lagian setelah anggota DPR mengeluarkan kebijakan, anehnya kebijakan yang dibuatnya jelas-jelas tidak sejalan dengan keinginan rakyat dan malah menyengsarakan.. sebenarnya siapa yang DPR ini wakili? rakyatkah? atau para pemilik modal? Maka dari itu dipemilu kemarin saya tidak memilih..

lah, kenapa nggak milih. Berarti anda bukan warga negara yang baik! :p

Alasan saya tidak memilih selain karena bentuk kekecewaan terhadap pemerintah juga karena bentuk kebencianku terhadap sistem yang diterapkan oleh negara kita. Lagian saya tidak ingin memilih seorang wakil rakyat yang kelak akan menjadi tandingan-tandingan Allah dalam membuat hukum. Mereka kan manusia bagaimana bisa mereka mengetahui peraturan dan hukum yang terbaik  untuk manusia. Oh iya, saya mungkin bukan warga negara yang baik tapi setidaknya saya hamba Allah yang baik dan tidak durhakan.

Ah, anda terlalu berlebihan.

Berlebihan bagaimana?

*Bersambung*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar