Bagaimana yah.. ini bukan bagian dari perayaan ulang tahun yang
merupakan aktivitas sia-sia yang sangat disenangi syetan dan bukan juga
termasuk sebuah aktivitas yang kelak akan mengusirku (bahkan kita) dari telaga
nabi di akhirat kelak karena ikut-ikutan
dengan budaya kafir yakni merayakan hari ulang tahun. Ini hanya
perwujudan rasa cinta seorang teman kepada saudari seperjuangannya yang dicintai
karena Allah SWT. Tenang saja cintaku ini bukan cinta semu bertopeng rayuan
gombal ala makhluk jahiliyah.. Ini murni karena Allah, karena kita teman
sekelas, se-haraqah bahkan memiliki musrifah daebak yang sama, dan yang pasti
karena akidah yang sama. Selamat hari jadi saudariku, tak banyak yang bisa
kupersembahkan untukmu namun tenang saja aku akan tetap setia merepotkanmu dan
menghiasi hari kelammu dengan sejuta warna candaan jahilku tapi terang saja ini
merupakan salah satu upayaku untuk menciptakan sesuatu yang bisa menjadi
perekat yang kuat dalam persahabatan
kita, (kita sahabat yah?) :D
Bismillah.. teruntuk saudariku yang tepat hari ini tengah mengaruhi
hidup selama 20 tahun. Kutulis ini tuk wakilkan rasa berharap setiap baitnya
bernilai pahala karena ketulusan cinta. Maka
di harimu yang insya allah berkah ini kuhanturkan segenap do’a untukmu....
Semoga engkau diberi segala
kemudahan sebagaimana diberikannya kemudahan bagi orang-orang yang sholehah
sebelumnya, serta keluasan rezeki sebagaimana luasnya bumi beserta isinya.
Semoga diberi kesehatan agar dakwah
tetap semangat!! Yee
Semoga hati dan jiwamu tetap terjaga
agar senantiasa terhindar dari segala kesalahan dan juga dianugrahi sifat
pemaaf kepada orang-orang yang pernah menyakitinya baik yang disengaja maupun
tidak sengaja… serta semoga engkau di golongkan kedalam golongan orang-orang
sholehah agar bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Allah SWT.
Saudariku yang kucintai karena
Allah, semoga Allah SWT mempercantik akhlakmu dengan ketakwaan, mengindahkan
lisanmu dengan kesantunan.. lisan yang tak pernah lelah menyampaikan kebaikan
serta melafazkan asma Allah SWT.
Dan yang terakhir semoga dipertemukan dengan imam yang seiman.
Secepatnya kalo bisa supaya kelak kubisa menyaksikan moment bahagiamu dengan
kehidupan barumu, sebab tuhan punya cerita tentang cinta, bersabarlah..
memohonlah kepadanya. Ada banyak cinta di ujung sana yang kelak menceritakan
tuhan dan membuatmu tersenyum selamanya.. (Ah aku juga menginginkan hal ini :D
)
Ah, semoga kelak di umurmu yang bertambah tua ini menjadikanmu sosok
yang lebih dewasa dalam menghadapi problematika hidup, jangan pernah mengeluh
jika bertemu dengan sesuatu yang dikenal sebagai masalah karena ini adalah
ujian dariNya untuk menentukan kadar keimanan dari seorang hamba, berbahagialah
jika ujian besar menimpamu karena itu
membuktikan bahwa masih ada keimanan dakam dirimu Tak usah sungkan berbagi duka
dan duka denganku, apalagi berbagi drama korea.. heheh, anggaplah aku adalah
wall facebookmu yang kerapkali kau tumpahkan segala keluh kesah dan kisah
bahagiamu dalam kata yang kau rangkai. Meski aku bukan pendengar baik namun
meluapkannya padaku apa salahnya. Bukan begitu?
Karena kita dikelas, haraqah dan kelompok halaqoh yang sama serta
menjadi darisah di hari dan detik yang sama maka harapanku semoga kita kelak
menjadi musrifah hebat bersama, serta menjadi seorang anak, istri, ibu dan
wanita yang sholehah.
Semoga tetap berada dalam barisan dakwah mulia ini hingga
berakhirnya perjalanan hidup kita didunia ini, dan semoga Allah SWT
mempertemukan kita ditujuan akhir perjalanan kita dalam mengaruhi arus
kehidupan “Surga”.
Ah, lupa kau sering mengeluh kepadaku
takut mengetahui suatu kebenaran tentang suatu perkara yang akan atau bahkan
tengah dihadapi, kau sangat benci dengan sebuah pilihan yang saya pikir itu
karena engkau tak siap dengan konsekuensi dari pilihanmu itu tapi semoga kau
berpikir bahwa sebenarnya setiap pilihan pasti ada konsekuensinya.
Sebenarnya aku
punya permintaan “tegurlah aku jika
salah, semangati aku jika lagi futur kalo perlu marahika nah :D tapi jangan
pernah pake kekerasan hhhhh”
Makassar, 13
Mei 2014/ 05:46 WITA/ Tidung V Setapak 6 No.93 bersama kantuk dan segelas susu
cokelat hangat.. saengiel chukka hamnida Nur Indah Dwi Putri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar