Hidup memang tak hanya hinggap sejenak dalam ruang nyata. Tak sesederhana
kalimat bersayap yang berasal dari celotehan remaja di era super kompleks ini ,
“Jalani saja, tidak usah pusing”. Tak sesimple itu kawan!. Terkadang dan
memang kadang-kadang kita dihadapkan dengan situasi yang membuat kalimat
tersebut tak berarti lagi. Yah, sama
halnya dalam dunia kita saat ini, dunia kampus. Dulu, entah beberapa dari kita
yang sulit untuk menembus jurusan mereka masing-masing, namun telah atau tanpa
kita sadari ternyata menjalaninya jauuuuuh lebih sulit lagi. Apalagi
berhubungan dengan masalah klasik yang menjadi santapan wajib mahasiswa yakni tugas kuliah yang terkadang melebihi
kapasitasnya.
Semua mahasiswa pasti pernah merasakan kondisi dimana tugas kuliah tak
henti-hentinya merengek untuk diselesaikan sementara final sudah menanti
didepan mata. Galau, bingung mau dahuluin yang mana dan mengeluh menjadi obat
penawar galau karena tugas.
Mahasiswa memang bukan anak kecil yang harus dimanjakan, mereka harus
dibebankan dengan tugas kuliah agar memiliki rasa tanggung jawab yang lebih. Tugas menumpuk sendiri pun bukan sepenuhnya salah dosen tetapi dari
mahasiswa itu sendiri yang sengaja melalaikan tugas karena terlalu mengaggap
mudah apa yang diberikan oleh dosen jadi tugas itu menjadi menumpuk banyak.
Tapi…
Bagaimana dengan tugas kuliah yang numpuk menjelang final??
“Siapin kopi dan mari begadang….” simpel aja…, tapi perhatiin kesehatan
juga guys J
Tapi ternyata menjadi deadliner terkadang merupakan
kesenangan tersendiri bagi beberapa orang. St.Hajrah contohnya, Mahasiswi
kampus orange (UNM) ini kerap kali menikmati kejaran deadline, karena pada saat
itulah otaknya akan berpikir jauh lebih encer lagi dalam mengerjakan tugas
meskipun resikonya harus begadang alias SKS (Sistem Kebut Semalam). Kenikmatan
yang paling memuaskan adalah jika tugas telah selesai, rasanya tuh beban
pikiran jadi berkurang 99%. Tuturnya.
Berbeda dengan Indah, mahasiswi
PGSD UNM yang bernama lengkap Nur Indah Dwi Putri ini merasa kewalahan dan
tidak suka jika dikejar deadline, karena tugas yang dikerjakannya pasti tidak
maksimal karena dikerjakan terburu-buru. ucapnya.
Nah, itulah beberapa komentar
mengenai Deadliner, ini merupakan tantangan
tersendiri buat kalian para deadliner
agar lebih bijak lagi membagi waktu. Kunci
utama untuk kalian yang tidak suka/ingin menjadi objek kejaran deadline adalah
kerjakan tugas tepat waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar